Thursday, 20 Feb 2020

Bolehkah Hasduk Menyentuh Tanah ?

hasduk pramuka

Menurut kakak kakak apakah hasduk boleh menyentuh tanah ?, kira kira jawabannya apa ya ?, boleh atau tidak?. Nah di artikel kali ini saya akan membahas apakah boleh hasduk menyentuh tanah?.

Mitos terhadap larangan tersebut sering diturunkan dari pembina ke adik- adiknya, maupun dari senior- senior kepada juniornya. Bila terdapat salah satu seseorang anggota Pramuka yang kacu atau hasduk Pramukanya menyentuh tanah maupun kotor, maka siap- siap mereka hendak menerima sangsi yang berat. Sebab membiarkan kacu( hasduk) Pramuka menyentuh tanah sama halnya dikira bagaikan pelecehan besar terhadap Bangsa dan Negara.

Tidak Ada Penjelasan Tentang Larangan Hasduk Menyentuh Tanah Atau Kotor

Dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, berbagai SK Kwarnas Gerakan Pramuka, serta berbagai Surat Edaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tidak ada satu penjelasan secara terang jika hasduk tidak boleh menyentuh tanah ataupun kotor.

Hasduk merupakan bagian dari seragam pramuka yang telah dijelaskan pada Keputusan Kwartir Nasional Nomor 174 Tahun 2012 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka.  Hasduk merupakan tanda pengenal umum dijelasjan pada Keputusan Kwartir Nasional Nomor 055 Tahun 1982 tentang Petunjuk Penyelelnggaraan Tanda Pengenal Gerakan Pramuka.

Hasduk Bukan Bendera Merah Putih

Pengertian tentang bentuk, penggunaan, dan aturan tentang bendera merah putih dijelaskan pada UU NO 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Didalam Undang Undang tersebut tidak dijelaskan bahwa hasduk atau kacu Pramuka bukanlah bendera merah putih.

Hasduk bukanlah bendera merah putih yang musti dijunjung tinggi kehormatannya. Hasduk bewarna merah dan putih merupakan tanda pengenal anggota Pramuka Indonesia, warna merah putih digunakan karena sejak lama bangsa Indonesia memuliakan keduanya, sekaligus sebagai kiasan warna kibaran bendera Indonesia. Kiasan kibaran bendera tentu berbeda dengan bendera itu sendiri.

Jika hasduk dilarang menyentuh tanah maka sama halnya  menyetarakan dengan bendera merah putih, jika hasduk setara dengan bendera merah putih maka pada saat malam hari hasduk tidak boleh dikenakan, karena aturan dalam penggunaan bendera merah putih pada saat menjelang malam harus diturunkan.

 Bersih Itu Indah tapi Jangan Membatasi Darma dan Bakti

Dikutip dari laman https://pramukaria.id menjelaskan bahwa, sebagai bagian dari Pakaian Seragam Pramuka maupun Tanda Pengenal Gerakan Pramuka, Setangan Leher Pramuka memang selayaknya dijaga tetap bersih dan rapi. Kebersihan dan kerapian pakaian seragam pramuka, termasuk setangan leher, bahkan termasuk salah satu syarat dalam SKU Pramuka di berbagai tingkatan dan golongan.

Namun untuk menjaga kebersihan dan kerapian setangan leher bukan berarti harus membatasi darma dan bakti seorang pramuka. Dengan alasan menjaga kebersihan setangan leher seorang pramuka ogah menolong nenek yang terjatuh. Dengan alasan takut setangan lehernya kotor, seorang pramuka ogah menolong korban kecelakaan. Seorang pramuka tidak mengikuti kegiatan dalam perkemahan karena hujan dan takut setangan lehernya menjadi basah hingga kotor.

Berbeda kasus jika dengan sengaja setangan leher dibuat kotor dan dicorat-coret. Atau lantaran malas tetap mengenakan setangan leher yang telah kotor dan rusak tanpa berusaha mencuci atau menggantinya. Tanpa berusaha membersihkan, setangan leher tersebut dipakainya hingga berkali-kali. Ini yang tidak boleh dilakukan.

Dapat disimpulkan bahwa, tidak ada aturan yang jelas tentang hasduk menyentuh tanah atau kotor dan hasduk bukanlah bendera merah putih. Hasduk bewarna merah dan putih merupakan tanda pengenal anggota Pramuka Indonesia, warna merah putih digunakan karena sejak lama bangsa Indonesia memuliakan keduanya.

1 thought on “Bolehkah Hasduk Menyentuh Tanah ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *