Tuesday, 22 Oct 2019

Kepandegaan

Gerakan Pramuka mempunyai andil yang tidak ternilai dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Jiwa ksatria yang patriotik telah mengantarkan para pandu kemedan juang dengan saling bahu membahu.

Diluar Indonesia Gerakan Pramuka dikenal dengan sebutan Scout. Dan organisasi kepanduan dunia adalah WOSM ( Word Organization Of The Scout Movement ). Organisasi yang mengorganisir kepanduan kepanduan diseluruh dunia. Didirikan pada taun 1920 berkantor pusat di Kota Genewa, Switzerland. WOSM menjadi peran positif untuk pembinaan pemuda melalui Janji dan Dharma Pandu.

Kepanduan atau yang kita kenal sekarang dengan sebutan Gerakan Pramuka masuk ke indonesia sejak masa masa Hindia – Belanda. Dengan begitu cepatnya Kepanduan mudah diterima oleh bangsa kita karena sifatnya yang universal.

Umumnya Remaja Pramuka usia Pandega memiliki sikap mandiri, tegas, idealis, dan santun. Pada umumnya Remaja usia Pandega kreatif, suka berkarya, dan mematuhi dan menjunjung tinggi peraturan yang ada. Pramuka Pandega memiliki pergerakan sebagai pelopor bakti yaitu sebagai penggerak pembangunan dan perubahan ke arah pembaharuan dalam menegakkan dan mengisi kemerdekaan.

Kepandegaan merupakan persiapan terakhir mencapai tujuan Gerakan Pramukamenjadi warga negara yang berjiwa Pancasila,Setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi masyarakat yang baik dan berguna yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki keperdulian terhadap sesama makhluk hidup, alam dan lingkungan baik lokal nasional maupun internasional.

Sekilas tentang Pramuka Pandega

Proses Kepanduan Indonesia merupakan sejarah perjuangan bangsa dalam upaya meraih kemerdekaan . Dimulai ketika bangsa Indonesia mensiagakan kemerdekaan yang diambil dari peristiwa Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908, kemudian bangsa Indonesia menggalang persatuan untuk kemerdekaan yang ditandai dari peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

Setelah berhasilnya menggalang persatuan, bangsa Indonesia siap untuk menegakkan kemerdekaan yang ditandai dengan peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Proses akhir dari sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia adalah mengisi kemerdekaan dengan memandegani ( memprakarsai atau mempelopori ) pembangunan bangsa.

Pembinaan Pramuka Pandega adalah untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin yang bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan Tuhan Yang Maha Esa melalui Tri Bina yaitu : Bina Diri, Bina Satuan, Bina Masyarakat. Bina diri adalah kegiatan yang meningkatkan kemampuan dan keterampilan, bina satuan adalah menjadi instruktur dalam keterampilan kepramukaan tertentu pada Perindukan Siaga, Pasuka Penggalang, Ambalan Penegak, bina masyarakat adalah menjadi pemimpin, penyuluh, pelopor, dan peneliti di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *